You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Karangcegak
Logo Desa Karangcegak
Karangcegak

Kec. Kutasari, Kab. Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah

Ini contoh teks berjalan. Isi dengan tulisan yang menampilkan suatu ciri atau kegiatan penting di desa anda.

Sejarah Desa Karangcegak, Purbalingga

Administrator 10 Juli 2025 Dibaca 246 Kali
Sejarah Desa Karangcegak, Purbalingga

Sejarah Tentang Desa

Desa Karangcegak adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Desa ini terdiri dari 5 dusun dan 25 RT, dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani dan penderes. Selain itu, banyak juga warga yang mengembangkan UMKM lokal seperti produksi gula jahe, nasi jagung instan, dan kopi khas Karangcegak.

Secara historis, desa ini memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Salah satu tokoh pejuang dari desa ini adalah H. Kusmawireja yang bermukim di Dusun IV RT 18 RW 08. Beliau dikenal sebagai penyedia logistik dan senjata bagi para pejuang kemerdekaan di wilayah Purbalingga, Cilongok, Ajibarang, dan Purwokerto. Ia juga pernah bergabung dalam pelatihan militer pada masa pendudukan Jepang dan berperan aktif dalam pertempuran melawan penjajah Belanda, termasuk aksi menghadang kereta api penjajah. Atas jasa-jasanya, H. Kusmawireja mendapatkan SK Veteran dari pemerintah dan diakui sebagai pejuang nasional asal Purbalingga.

Dalam hal sumber daya alam, Karangcegak memiliki tiga sumber mata air alami, salah satunya adalah Tuk Sirah di Dusun IV. Mata air ini sangat vital bagi kehidupan warga dan telah dikelola untuk keperluan pertanian, perikanan, dan kebutuhan sehari-hari. Namun, karena kontur wilayah yang naik turun, beberapa dusun perlu menggunakan sistem pompa untuk distribusi air. Pada tahun 2023, pemerintah desa membangun sarana dan prasarana air bersih baru senilai Rp 200 juta dari Dana Desa untuk melayani sekitar 200 KK di Dusun 3, 4, dan 5.

Pembangunan infrastruktur di Desa Karangcegak juga mengalami kemajuan pesat. Sejak 2017, Dana Desa telah digunakan untuk pengaspalan jalan, pembangunan talud, rabat beton, dan pengembangan sarana wisata. Salah satu proyek besar desa adalah pembangunan Stadion Mini Gelora Jaka Kusuma yang telah dimulai sejak tahun 2022 dan ditargetkan rampung dalam beberapa tahun ke depan. Stadion ini dirancang menjadi pusat kegiatan olahraga dan sosial masyarakat desa, lengkap dengan lintasan jogging, tribun, dan GOR.

Desa Karangcegak juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan Tim Penggerak PKK yang dibagi dalam empat Pokja, yakni bidang gotong royong dan SDM, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, serta pangan dan sandang. Program-program ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup bersih, sehat, dan produktif.

Dari sisi pariwisata, desa ini memiliki potensi besar melalui objek Situ Tirta Marta, sebuah sumber mata air yang dikelilingi suasana alami dan asri. Tempat ini sedang dikembangkan menjadi destinasi wisata air tawar seperti snorkeling, tubing, hingga wahana edukasi alam, didukung dengan berbagai produk kuliner lokal.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan berbagai program dari pemerintah, Desa Karangcegak terus berkembang menjadi desa yang mandiri, tangguh, dan maju, baik dalam hal infrastruktur, sosial, budaya, maupun ekonomi.

Bagikan Artikel Ini

APBD 2026 Pelaksanaan

APBD 2026 Pendapatan

APBD 2026 Pembelanjaan